Arbi Sanit : Kontrak Koalisi Tidak Menjamin Kesepakatan Dijalankan

Kontrak koalisi yang ditandatangi oleh  partai anggota koalisi bersama Partai Demokrat, Sabtu (21/05) lalu,  dinilai tidak menjamin kesepakatan dilakukan sepenuhnya oleh anggota koalisi. Pasalnya dalam penandatangan itu, tidak disebutkan sanksi yang jelas apabila anggota koalisi melanggar kesepakatan.   Hal ini disampaikan oleh pengamat politik dari Univesitas Indonesia, Arbi Sanit dalam dialog bersama PRO3 RRI, Kamis (26/05). Pendapat ini semakin diperkuat oleh kritikan yang dilancarkan PKS dan Partai Golkar pasca penandatangan kontrak koalisi.  “Karena tadi pagi, setelah ditandatangi kontrak baru, setidaknya PKS dan Golkar tetap saja mengkritik. Kalau sesama mitra koalisi itu mengkritik, itu namanya melawan”, jelasnya.  Menurut Sanit, point yang paling berpengaruh untuk menjaga kerjasama dan keutuhan koalisi ialah adanya kewajiban anggota untuk mematuhi kesepakatan koalisi.  “Siapa yang tidak mematuhi kesepakatan, dikeluarkan dari koalisi, itu saya kira point yang paling signifikan untuk menjaga kerjasama dan keutuhan. Kalau tidak ada sanksi percuma saja, karena politisi Indonesia itu suka berkhianat. Mereka sering melanggar janji dengan berbagai macam kilah. Kalau tidak ada sanksi, tentunya kesepakatan akan lebih mudah dilanggar”, jelasnya. (Nata)

~ by Christof Nata on May 29, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: