Arbi Sanit : Elit Menjadikan Kepentingan Sebagai Sebuah Ideologi

Terkait ketidakkompakan peserta koalisi yang digagas Partai Demokrat selama ini, pengamat politik dari Univesitas Indonseia, Arbi Sanit  mengatakan, hal tersebut dikarenakan para elit politik selama ini menjadikan Kepentingan sebagai dasar dan bukannya ideologi yang dijadikan dasar koalisi kemitraan.

“Itulah yang menyebabkan pengkhianatan terhadap perjanjian kontrak. Waktu dibuat keputusan, kepentingan diperhatikan tipis. waktu pelaksanaan merasa tidak diperhatikan kepentingannya. Nah, kemudian mereka melawan”, terang Arbi Sanit.

Menurut Sanit, apabila tidak ada kesepakan dari semua elit partai, pembuatan kontrak politik menjadi sia-sia. Sanit juga menilai para elit di senayan hanyalah politisi yang lebih mengedepankan kepentingan semata.

“Tanpa ada kesepakatan dari elit-elit semua itu omong kosong. Yang menghawatirkan kesetiaan kepada kontrak ituadalah partai besar seperti Partai Golkar dan PKS. Mereka merasa kuat, sehingga dikeluarkanpun merasa bisa berdiri sendiri. Ini bukan masalah kedewasaan, tetapi sebagai lembaga partai itu belum ada. Itu hanya gerombolanpoitisi dan bukan partai, hanya diberi merek. Ideologinya cuma tempelan tapi tidak dihayati”, tegasnya. (Nata-KBRN)

~ by Christof Nata on May 29, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: